Hujan Ekstrem Meningkat, BMKG: Cuaca Indonesia Sepekan ke Depan Berpotensi Lebih Basah

blank


ABOUT SEMARANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peningkatan signifikan intensitas hujan di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan terakhir.

Beberapa daerah bahkan mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem, seperti DI Yogyakarta yang mencatat curah hujan mencapai 165 mm per hari dan Sumatera Barat sebesar 159,2 mm per hari.

Sementara itu, hujan sangat lebat juga terpantau di Kalimantan Barat (108,6 mm/hari) dan Maluku (103,3 mm/hari).

Menurut BMKG, peningkatan curah hujan ini dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer, mulai dari kondisi La Niña lemah, menguatnya Monsun Asia, hingga adanya seruakan dingin (cold surge) yang signifikan.

Berbagai faktor tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif yang meningkatkan potensi hujan lebat di banyak wilayah Indonesia.

BMKG juga menyebut kehadiran Bibit Siklon Tropis 91S yang kini telah berkembang menjadi Siklon Tropis Jenna sebagai salah satu pemicu cuaca buruk. Pada 5 Januari 2026, siklon tersebut berada di Samudra Hindia barat daya Lampung dan bergerak ke selatan. Intensitasnya diprediksi meningkat menjadi kategori 2 dengan kecepatan angin 48–63 knot dalam beberapa hari ke depan.

Dampak tidak langsung dari siklon ini berupa gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat terutama di wilayah Sumatra bagian selatan dan Jawa bagian barat.

Dalam periode 6–8 Januari 2026, cuaca Indonesia didominasi hujan ringan hingga lebat. Peningkatan hujan intensitas sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

BMKG menetapkan status Siaga untuk potensi hujan lebat–sangat lebat di Aceh, Sumatra Barat, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Sulawesi Utara, dan Papua Pegunungan.

Angin kencang juga berpotensi terjadi di Lampung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Selatan.

Sementara pada 9–12 Januari 2026, pola cuaca basah diperkirakan masih berlanjut. Potensi hujan sedang hingga lebat meluas di hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek.

Wilayah dengan status Siaga hujan lebat antara lain Sumatera Barat, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

Memasuki awal 2026, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, hingga angin kencang.

Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi resmi melalui aplikasi InfoBMKG, website BMKG, dan media sosial @infoBMKG.

BMKG turut menyediakan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) untuk memudahkan masyarakat memantau cuaca sepanjang jalur perjalanan darat, laut, maupun udara.***




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *