Jadwal Lengkap Puasa Ayyamul Bidh dan Puasa Sunnah di Bulan Rajab 1447 H, Lengkap dengan Bacaan Niat

blank


ABOUT SEMARANG – Bulan Rajab menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam. Termasuk dalam empat bulan haram, Rajab dikenal sebagai waktu yang penuh keutamaan dan keberkahan.

Saat memasuki bulan ini, banyak umat Islam meningkatkan amalan, mulai dari dzikir, sedekah, hingga menjalankan berbagai puasa sunnah.

Salah satu amalan yang paling banyak dilakukan adalah puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa sunnah tiga hari di pertengahan bulan Hijriah.

Selain itu, puasa Senin-Kamis dan puasa Daud juga menjadi amalan tambahan yang banyak dianjurkan selama Rajab.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025–2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, awal Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Bulan Rajab berlangsung hingga Senin, 19 Januari 2026.

Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab 1447 H jatuh pada:

13 Rajab 1447 H: Jumat, 2 Januari 2026
14 Rajab 1447 H: Sabtu, 3 Januari 2026
15 Rajab 1447 H: Minggu, 4 Januari 2026

Di luar puasa Ayyamul Bidh, umat Islam juga dapat menjalankan puasa Daud, yakni puasa selang-seling sehari puasa dan sehari tidak, yang bisa dimulai sejak 1 Rajab.

Puasa Senin-Kamis menjadi amalan sunnah ringan namun penuh keutamaan. Di bulan Rajab 1447 H, jadwalnya adalah:

Senin, 22 Desember 2025
Kamis, 25 Desember 2025
Senin, 29 Desember 2025
Kamis, 1 Januari 2026
Senin, 5 Januari 2026
Kamis, 8 Januari 2026
Senin, 12 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Senin, 19 Januari 2026

Amalan ini bisa menjadi cara mudah untuk menjaga konsistensi ibadah sepanjang bulan penuh keutamaan.

Untuk memudahkan penandaan hari ibadah, berikut kalender lengkap Rajab 1447 H, mulai 1 Rajab (21 Desember 2025) hingga 30 Rajab (19 Januari 2026).

Momen penting seperti 27 Rajab 1447 H, yaitu Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, jatuh pada 16 Januari 2026.

Kalender ini membantu umat Islam merencanakan ibadah, termasuk puasa sunnah, dzikir, dan amalan lainnya sepanjang bulan Rajab.

Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh sebagaimana dijelaskan dalam buku Dahsyatnya Puasa Wajib dan Sunah Rekomendasi Rasulullah karya Amirulloh Syarbini dan Sumantri Jamhari:

 نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyaamil biidhi sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta’ala.”

Untuk puasa sunnah khusus bulan Rajab, berikut niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri rajaba sunnatan lillaahi ta’aala.
Artinya: “Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Dengan mengetahui jadwal, kalender, dan bacaan niat lengkap, umat Islam dapat menjalankan amalan puasa sunnah di bulan Rajab dengan lebih teratur dan maksimal.

Semoga ibadah kita diterima dan menjadi bekal kebaikan di masa yang akan datang.***




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *