KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, 25.964 Mahasiswa PTK Akan Terima Bantuan Rp171 Miliar

blank



ABOUT SEMARANG – Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 untuk perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) resmi dibuka.

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) seluruh Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kemenag, total anggaran KIP Kuliah Kemenag 2025 mencapai Rp171,36 miliar. Dana tersebut akan disalurkan kepada 25.964 mahasiswa dari berbagai kampus keagamaan.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, menyebut anggaran ini mencakup mahasiswa binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, hingga Bimas Buddha.

“Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000,” ujar Ruchman di Mataram, Kamis (4/9).

Dari jumlah kuota yang tersedia, 21.490 beasiswa diberikan untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), baik negeri maupun swasta.

Sisanya terbagi untuk mahasiswa binaan Ditjen Bimas Kristen (2.537 kuota), Ditjen Bimas Katolik (770 kuota), Ditjen Bimas Buddha (320 kuota), dan Ditjen Bimas Hindu (855 kuota).

Calon penerima KIP Kuliah 2025 wajib memenuhi beberapa syarat, di antaranya:

– Lulusan MA/MAK/Sekolah Keagamaan maksimal dua tahun sebelumnya (2023–2025).
– Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada prodi terakreditasi.
– Memiliki keterbatasan ekonomi, dibuktikan dengan kepemilikan kartu bantuan sosial atau SKTM.
– Pendapatan kotor orang tua maksimal Rp4 juta per bulan, atau Rp750 ribu per anggota keluarga.
– Memiliki prestasi akademik atau non-akademik.
– Mahasiswa difabel atau terdampak PHK orang tua juga dapat mendaftar.

Masing-masing kampus menentukan jadwal pendaftaran. Beberapa di antaranya:

– UIN Sunan Gunung Djati Bandung: 2–11 September 2025.
– UIN Sultan Thaha Jambi: 4–21 September 2025.
– UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: 9–15 September 2025.

Setiap penerima KIP Kuliah Kemenag 2025 akan mendapatkan:

– Biaya hidup Rp700 ribu per bulan (Rp6,6 juta per semester).
– Biaya pendidikan Rp2,4 juta per semester.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima mahasiswa mencapai Rp9 juta per semester.

Program ini berbeda dengan KIP Kuliah Kemendikbudristek, karena skema biaya hidup dan pembayaran UKT dikelola langsung oleh Kemenag.

Kehadiran KIP Kuliah Kemenag 2025 diharapkan menjadi peluang emas bagi mahasiswa kurang mampu untuk melanjutkan studi, sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.***





Satria
Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Lifestyle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *