Maskapai penerbangan Super Air Jet membuka penerbangan dengan rute Jakarta (CGK – Singkawang (SKJ) dan Singkawang – Jakarta (CGK). Ini tentu kabar baik untuk warga masyarakat di Jakarta yang hendak bepergian ke Kota Singkawang.
Kabar ini juga patut disambut gembira oleh masyarakat Singkawang, Sambas dan Bengkayang di Kalimantan Barat yang hendak bepergian ke Jakarta. Pasalnya, rute penerbangan Jakarta-Singkawang dan sebaliknya ini akan memperpendak waktu dan jarak tempuh dari kedua kota tersebut.
Selama ini, untuk sampai di Kota Singkawang, masyarakat pengguna pesawat terbang harus turun dulu di Bandara Supadio Pontianak (PNK). Kemudian harus menggunakan moda transportasi publik mobil, bus atau travel dari Pontianak ke Kota Singkawang. Dan itu menempuh waktu perjalanan bisa sampai 4 jam.
Pengalaman itu pernah Saya alami saat Rihlah Ke Kota Singkawang, perjalanan panjang sampai di Pangmilang. Ya, Pangmilang adalah desa di Kecamatan Singkawang Selatan di mana Bandar Udara (Bandara) Singkawang berada.
Saat itu, belum ada maskapai yang membuka rute penerbangan ke Singkawang. Bahkan saat itu, Bandara Singkawang belum diresmikan. Pembukaan rute penerbangan Jakarta – Singkawang atau Singkawang – Jakarta merupakan momentum yang ditunggu.
Di atas adalah jadwal penerbangan Super Air Jet rute Jakarta – Singkawang (sumber: secure.superairjet.com). Untuk ketepatan jadwal penerbangan, baik untuk kroscek terlebih dahulu.
Bandara Singkawang Berpotensi Berkembang
Bandar Udara Singkawang memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Pasalnya, masyarakat di 3 (tiga) wilayah, masing-masing Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas berpeluang menjadi penyangga peluang penerbangan.
Jarak antara Bandar Udara Singkawang ke Kota Singkawang hanya sekitar 16 km atau 25 menit. Jarak antara Kabupaten Sambas ke Bandar Udara Singkawang sekitar 2 jam atau 93 kilometer. Semnetara jarak dari pusat Kabupaten Bengkayang ke Bandar Udara Singkawang sekitar 3 jam perjalanan atau 135 km.
Jarak dan waktu tempuh tersebut tentu akan semakin berkurang dari pada ke Bandara Supadio di Pontianak. Juga lebih efektif untuk perjalanan yang mendesak.
Ke depan, Bandar Udara Singkawang akan semakin berpeluang untuk berkembang. Utamanya, seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat akan transportasi publik pesawat terbang yang lebih cepat.
Baca juga: 17 Bandar Udara (Bandara) Internasional di Indonesia
Apalagi nanti jika rute penerbangan terbuka untuk jalur antar-bandara di pulau Kalimantan. Sebut saja beberapa di antaranya seperti Bandara Supadio (Pontianak), Bandara Iskandar (Pangkalan Bun), Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin. Juga Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Sepinggan, Samarinda).
Pulau Kalimantan sendiri merupakan pulau dengan keberadaan Bandar Udara yang sangat banyak. Tidak hanya antar provinsi, melainkan juga antar kota di satu provinsi. Namun, belum semuanya mengoperasikan penerbangan. Sebagiannya mengoperasikan penerbangan dengan pesawat petintis komersial yang terbatas.
